Innalilahi Wainaillahi Rojiun
Selamat jalan Mbah Marijan, semoga amal baik Mbah diterima disisi Alloh SWT, diampuni segala kesalahan dan kehilafannya. Amiiin.
Mbah pasti tidak tahu saya tapi saya pernah lihat Mbah di televisi. Mbah Marijan Juru Kunci Gunung Merapi, pemegang amanah dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX, meninggal kemarin pada tanggal 27 Oktober 2010 pada saat merapi sedang menata dirinya.
Sebuah karya Alloh yang diperlihatkan kepada manusia melalui Mbah Marijan, sebuah pengabdian panjang seumur hidup dan pemegang amanah dari junjungan duniawiyahnya.
Aku sendiri belum tentu berani berbuat seperti Mbah... yang kalau orang Amerika mengatakannya dengan Killing in Action, alias meninggal dalam tugas. Sungguh setia walaupun nyawa taruhannya. Beda dengan saya, saat kantor sudah mulai mengadakan PHK massal, saya segera melarikan diri mencari kantor yang lain... kejelekan itu ditambah lagi dengan bahasa... tenryata saya seorang HRD... yang nota bene tugasnya seharusnya menyelematkan kantor sampai akhir hayat... tetepi aku kaburrr...
Upah sebagai bintang iklan digunakannya untuk mensejahterakan masyarakat dan rumah ibadah. Andaikata saya dapat itu Mbah, jaminan Canon 1D Mark IV sudah saya gantungi di leher sekarang, kalau perlu tambah lagi agama baru yang saya juga idamkan... Sony Alpha 900 dan lensa 70-200 nya Mbah... sayang saya bukan "Rossa Rossa"
Hmmmm.... sudah tidak mood menulis lebih banyak lagi, enak merasakan, sampai disini dulu
Salam Mbah. Selamat Jalan...
Salam Hormat
Febinursan Arief
Tidak ada komentar:
Posting Komentar